Kebun vanili keluarga di Tabanan, Bali

Vanili, ditanam pelan-pelan oleh satu keluarga.

Ditanam, diserbuki dan dikeringkan dengan tangan. Gulir, dan lihat satu batang vanili matang.

Awal mulanya

Saat pandemi membuat Bali sepi dan tidak ada pekerjaan lain, Gustu menanam vanili. Bertahun-tahun kemudian, tanaman yang sama menghasilkan batang vanili yang bisa Anda pegang.

Vanili bukan tanaman yang cepat. Sebuah stek butuh dua sampai tiga tahun sebelum berbunga, dan setiap batang butuh sekitar setahun dari bunga sampai polong kering. Gustu mempelajari semuanya sendiri di tanahnya, dengan keluarga di sampingnya.

Sekarang mereka mengajak tamu berkeliling kebun, mengeringkan vanili di rumah dan menutup setiap kantong dengan stiker merah mereka sendiri. Kecil, jujur dan benar-benar buatan tangan.

Baca cerita kami
Gustu memegang kantong berisi batang vanili yang disortir dari panjang ke pendek

Gustu dengan hasil satu musim, dari yang paling panjang sampai paling pendek.

Bunga anggrek vanili yang sedang mekar
Tangan menyerbuki bunga vanili dengan batang bambu

Bunga vanili

Mekar hanya satu pagi. Lalu hilang.

Setiap batang vanili berawal dari bunga anggrek yang mekar saat matahari terbit dan menutup di hari yang sama. Di sini tidak ada yang datang menyerbukinya, jadi keluarga melakukannya sendiri, bunga demi bunga, dengan sebatang bambu kecil.

Terlewat satu pagi, dan bunga itu tidak akan pernah menjadi batang vanili. Itulah sebabnya vanili asli punya harga seperti itu.

Dari bunga ke batang

Sekitar setahun kesabaran, dalam enam langkah.

  1. Bunga anggrek vanili kuning pucat yang mekar di tanaman Musim berbunga

    01

    Bunga untuk satu pagi

    Vanili adalah anggrek. Setiap bunga kuning pucat mekar hanya satu pagi dan menutup di sore hari. Kalau tidak terjadi apa-apa, bunga itu jatuh begitu saja.

  2. Tangan menyerbuki bunga vanili dengan batang bambu Pagi-pagi sekali

    02

    Diserbuki dengan tangan

    Jauh dari asalnya di Meksiko, hampir tidak ada serangga yang melakukan tugas ini. Jadi keluarga menyusuri barisan tanaman saat matahari terbit dan menyerbuki setiap bunga dengan tangan, memakai batang bambu tipis.

  3. Seikat polong vanili hijau di tanaman di kebun Bulan 1 sampai 9

    03

    Sembilan bulan tumbuh

    Bunga yang sudah diserbuki menjadi polong hijau. Polong itu menggantung di tanaman sekitar sembilan bulan, di bawah teduh pohon dadap tempat tanaman merambat.

  4. Polong vanili hijau dengan ujung kuning, siap dipetik Panen

    04

    Dipetik saat ujungnya menguning

    Polong siap saat ujungnya mulai menguning. Kalau dipetik terlalu cepat, rasanya tidak akan pernah penuh. Jadi polong dipetik satu per satu, tidak sekaligus.

  5. Batang vanili dijemur di atas tikar anyaman Berminggu-minggu pengeringan

    05

    Pemeraman dan matahari

    Vanili segar sama sekali tidak berbau. Polongnya dibungkus untuk diperam, lalu dijemur beberapa jam sehari dan dibungkus lagi. Pelan-pelan warnanya menjadi cokelat, lembut dan harum.

  6. Gustu mengemas batang vanili di meja kerjanya Berbulan-bulan kemudian

    06

    Diistirahatkan, disortir, dikemas

    Setelah kering, vanili diistirahatkan agar rasanya matang. Lalu Gustu menyortirnya menurut panjang, menghitungnya ke dalam kantong dan menutup setiap kantong di rumah.

Dengan kata-katanya sendiri

Dengarkan Gustu, di antara tanaman vanili.

Direkam saat berjalan di kebun pada Oktober 2026. Tanpa naskah, tanpa studio: hanya Gustu yang bercerita tentang kebunnya, dengan angin di mikrofon.

Empat bulan tanpa hujan

Direkam di kebun pada Oktober 2026. Nyalakan suara. Gustu berbicara bahasa Inggris, teksnya adalah kata-katanya sendiri.

Tanaman vanili di pohon dadap pada musim kemarau

Jujur soal panen

Empat bulan tanpa hujan.

Musim hujan seharusnya sudah mulai. Tapi belum. Air di sini dibagi lewat subak, sistem irigasi tua Bali, di mana setiap petak tanah mendapat gilirannya. Gustu memompa sedikit tambahan dengan mesin, tapi tidak banyak, dan tanamannya merasakannya.

01

Setiap kunjungan berarti. Hanya sedikit wisatawan yang menemukan tempat ini. Setiap tur dan setiap kantong vanili langsung untuk keluarga.

02

Sengaja tenang. Ini bukan tempat wisata dan memang tidak ingin menjadi tempat wisata. Anda mendapat waktu Gustu, bukan pertunjukan.

03

Adil, karena langsung. Tidak ada tengkulak yang menentukan harga. Yang Anda bayar tetap di tanah ini.

Vanilinya

Lembut, berminyak dan disortir menurut panjang.

Vanili Gustu dikeringkan agar tetap lentur, seperti yang disukai para pembuat kue. Ia menyortir setiap panen menurut panjang, dari batang pendek untuk gula dan ekstrak sampai batang panjang dan gemuk untuk hidangan penutup.

  • Batang utuhdikemas vakum per panjang
  • Bubuk vanilidigiling dari batang kering utuh
Kantong vakum berisi vanili Vanilla Farmer Bali diangkat di depan sawah
Batang vanili kering yang dibelah, bijinya terlihat
Kantong bubuk vanili yang terbuka

Kata para tamu

Nilai 4.8 dari 55 tamu di Google.

★★★★★

“I've rarely met someone who speaks with such passion about what they love: vanilla.”
Lea, 5 months ago

Ulasan ditampilkan dalam bahasa aslinya.

Baca semua ulasan di Google
Gustu is very knowledgeable and answered all our questions (and we had a lot of them!). As a pastry chef I was curious to learn more about one of the most precious spices used in pastries. I took some beautiful, high quality vanilla beans with me that were perfectly hydrated for baking and patisserie.
Jasmin Mayr Pastry chef
We had a lovely time at Gustu and Monica's vanilla farm! They were so welcoming and took us on a great tour where we learned how vanilla is grown and processed. Afterward, we enjoyed drinks and cookies while hearing about their amazing vanilla products.
Eugenia-Cristina a year ago
He was very passionate and knowledgeable about everything to do with vanilla production. The experience in the vanilla plantation was one of the highlights of my Bali trip. I bought approx. 1 kg of vanilla pods and now returned home I can share that the vanilla is delicious and of high quality.
Pernille 2 years ago
Gustu mengajak tamu berjalan di sepanjang sawah menuju kebun vanili

Kunjungi kebun

Datang satu jam. Pulang mengenal vanili.

Jalan-jalan di kebun, seluruh cerita dari bunga sampai batang, lalu minuman dan sesuatu yang manis. Kirim pesan ke Gustu sehari sebelumnya, supaya ada orang di rumah.

Di mana
Kediri, Tabanan
Kapan
Hampir setiap hari sampai 18:00
Kirim pesan ke Gustu